Taliban Menggantung Jenazah Para Penculik di Depan Umum

Taliban Menggantung Jenazah Para Penculik di Depan Umum

Taliban Menggantung Jenazah Para Penculik di Depan Umum – Taliban kembali membuat berita. Kelompok ini dilaporkan menggantung mayat warga di depan umum di kota Herat, Afghanistan bagian barat.

Reuters melaporkan pihak berwenang membunuh empat orang warga yang diduga melakukan penculikan dan menggantung tubuh mereka agar mencegah orang lain melakukan hal serupa. Mereka terbunuh dalam baku tembak dengan aparat.

Otoritas Taliban di kota Herat, Afghanistan barat, membunuh empat orang yang diduga penculik lalu menggantung jenazahmereka di depan umum. Wakil Gubernur Herat, Sher Ahmad Ammar, mengatakan hal itu dilakukan untuk menciutkan nyali penjahat lainnya.

1. Video mayat penculik dipasangi pesan, viral di medsos
Viral, Taliban Hukum Gantung Para Penculik di Alun-alun Kota

Rekaman video mayat berlumuran darah, yang terayun di atas derek disebarkan  secara luas di media sosial. Pada catatan yang disematkan di dada pria itu tertulis, “Ini adalah hukuman untuk tindakan penculikan”.

Tidak ada mayat lain yang terlihat, tetapi unggahan media sosial menyebutkan bahwa mayat yang lain digantung di bagian lain kota.

Mohammad Nazir, warga Herat, mengatakan bahwa dia sedang berbelanja makanan di dekat Alun-Alun Mostofiat di kota itu ketika dia mendengar pengumuman melalui pengeras suara yang meminta perhatian orang-orang.

“Ketika saya melangkah maju, saya melihat mereka membawa mayat di truk pengangkut, kemudian mereka menggantungnya di mobil derek,” katanya.

2. Para penculik baku tembak dengan petugas patroli
Viral, Taliban Hukum Gantung Para Penculik di Alun-alun Kota

Sher Ahmad Amma mengatakan para penculik tersebut terlihat oleh patroli yang mendirikan pos-pos pemeriksaan di sekitar kota. Mereka menculik seorang pengusaha lokal dan putranya serta akan membawa mereka ke luar kota.

Baku-tembak pun terjadi dan menewaskan keempat orang yang diduga penculik itu. Sementara satu tentara Taliban terluka. Dua korban penculikan dibebaskan tanpa mengalami cedera atau luka.

3. Taliban tetap berlakukan hukuman berat di tengah sorotan internasional
Viral, Taliban Hukum Gantung Para Penculik di Alun-alun Kota

Menurut kantor berita resmi Bakhtar, delapan penculik juga ditangkap dalam insiden terpisah, di provinsi barat daya Uruzgan.

Dalam wawancara dengan Associated Press, tokoh senior Taliban, Mullah Nooruddin Turabi, mengatakan kelompok itu akan memberlakukan hukuman seperti amputasi dan eksekusi untuk mencegah penjahat.

Terlepas dari kecaman internasional, Taliban mengatakan mereka akan terus menjatuhkan hukuman berat langsung pada pelanggar hukum untuk menghentikan kejahatan seperti perampokan, pembunuhan dan penculikan yang meluas di Afghanistan.

Seorang saksi, Sabtu (25/9), mengatakan Taliban menggantung mayat pada sebuah derek di alun-alun utama kota Herat di Afghanistan barat. Insiden mengerikan tersebut menjadi tanda kembalinya beberapa metode Taliban yang diterapkan di masa lalu.

Wazir Ahmad Seddiqi, yang mengoperasikan sebuah apotek di sisi alun-alun, mengatakan kepada The Associated Press bahwa empat mayat dibawa ke alun-alun utama dan tiga mayat lainnya dipindahkan ke bagian lain kota untuk dipamerkan kepada publik.

Seddiqi mengatakan Taliban mengumumkan di alun-alun bahwa keempatnya tertangkap karena terlibat dalam kejahatan penculikan dan dibunuh oleh polisi.