Syahganda Nainggolan Ditangkap Diduga Sebarkan Berita Bohong

Syahganda Nainggolan Ditangkap Diduga Sebarkan Berita Bohong

Syahganda Nainggolan Ditangkap Diduga Sebarkan Berita Bohong – Salah satu petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan, ditangkap polisi. Sebelum bergabung dengan KAMI, Syahganda dikenal sebagai aktivis yang cukup vokal.

Dikutip dari buletin Indonesia Reports, Syahganda dikenal sebagai aktivis era ’80-an saat masih berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia pernah divonis hukuman penjara 10 bulan karena berdemo.

Usai bebas, Syahganda kembali aktif Daftar Club388 Via Pulsa menjadi aktivis. Sebagaimana dicatat Herry Gunawan, dalam buku ‘Adi Sasono, di bawah bendera rakyat’, Syahganda bergabung dengan Persatuan Daulat Rakyat. Anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan ditangkap polisi pada pukul 04.00 WIB.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono “Iya (ditangkap) di Depok tadi jam 04.00 WIB di rumahnya,” ujar Awi saat dikonfirmasi.

1. Syahganda diduga melanggar UU ITE

Syahganda diduga menyebarkan berita bohong dan melanggar Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Namun hingga saat ini belum diketahui informasi bohong apa yang disebarkan oleh Syahganda.

Dalam surat perintah penangkapan yang diterima Syahganda diduga melanggar Pasal 14 Ayat (1) dan Ayat (2) dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE.

2. Pihak KAMI membenarkan penangkapan Syahganda Nainggolan
Polri: Syahganda Nainggolan Ditangkap Diduga Sebarkan Berita Bohong

Penangkapan ini juga dibenarkan oleh Anggota Komite Eksekutif KAMI, Ahmad Yani.

Ahmad Yani menjelaskan bahwa hingga saat ini di belum tahu banyak ihwal penangkapan temannya itu.

Namun, dia menduga Syahganda ditangkap lantaran melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber, Bareskrim, Mabes Polri.

“Kalau dari siber kan menyangkut Undang-undang ITE,” jelasnya.

3. Bantuan hukum akan dikerahkan untuk Syahganda

Ahmad Yani menjelaskan bahwa pihaknya bakal memberi bantuan hukum kepada Syahganda.

Hal tersebut juga dilakukan KAMI tak kala Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Anton Permana ditangkap.

“Pasti,” ujarnya singkat.

Syahganda adalah petinggi KAMI kedua yang ditangkap oleh polisi. Sebelumnya, Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Anton Permana juga ditangkap pada Minggu.