Sejumlah 595 Ulama Meninggal Dunia di Masa Pandemik COVID-19

Sejumlah 595 Ulama Meninggal Dunia di Masa Pandemik COVID-19

Sejumlah 595 Ulama Meninggal Dunia di Masa Pandemik COVID-19 – Ulama adalah pemuka agama atau pemimpin agama yang bertugas untuk mengayomi, membina dan membimbing umat Islam baik dalam masalah-masalah agama maupun masalah sehari-hari yang diperlukan, Sejumlah ulama meninggal dunia selama masa pandemik COVID-19. Wasekjen MUI, Abdul Ghaffar Rozin, mengatakan ada 595 ulama meninggal dunia sejak Februari 2020.

Makna sebenarnya dalam bahasa Arab adalah ilmuwan atau peneliti, kemudian arti ulama tersebut berubah ketika diserap kedalam Bahasa Indonesia, yang maknanya adalah sebagai orang yang ahli dalam ilmu agama Islam. Gus Rozin mengatakan 595 ulama wafat itu tercatat hingga Minggu (4/7/2021). Meski demikian, dia enggan menyebut penyebab meninggalnya para ulama tersebut.

Gus Rozin yang juga menjabat sebagai Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama mengatakan bila dibanding 2019, jumlah ulama yang wafat tidak sebanyak di masa pandemik. Dikutip dari idn poker apk versi terbaru Pada 2019, tercatat ada 70 ulama yang meninggal dunia. “Namun jika diperbandingkan dengan wafatnya ulama tahun 2019 yang di bawah 70 orang tentu sangat jomplang,” imbuhnya.

1. 61.140 orang di Indonesia meninggal karena COVID
595 Ulama Meninggal Dunia di Masa Pandemik COVID-19

Pada Senin (5/7/2021), jumlah kematian akibat COVID-19 di Indonesia mencapai angka tertinggi. Jumlah kematian harian tercatat sebanyak 558 kasus.

Sehingga, total sudah ada 61.140 orang di Indonesia meninggal akibat terpapar virus corona.

Jumlah itu, merupakan bagian dari total kasus COVID-19 di Tanah Air yang kini mencapai 2.313.829 kasus.

2. Pasien sembuh 1.942.690 orang
595 Ulama Meninggal Dunia di Masa Pandemik COVID-19

Sementara itu, pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh per 5 Juli 2021 ada sebanyak 14.416 orang. Total, pasien sembuh yang terpapar COVID-19 sudah ada sebanyak 1.942.690 orang.

Sedangkan, sebanyak 309.999 kasus lainnya berstatus aktif, artinya masih menjalani perawatan maupun isolasi.

3. Luhut sebut varian delta sudah ada 90 persen di Jakarta
Peringatan Luhut Panjaitan: 90 Persen Covid-19 di Jakarta Varian Delta -  Warta Kota

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kasus COVID-19 bukan lagi hal yang bisa dianggap enteng.

“Saya ingin tidak boleh ada yang main-main mengenai ini, kita harus kompak mengenai ini,” ujar Luhut dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kemenko Marves, Senin (5/7/2021).

Selain itu, Luhut juga menyebut bahwa varian delta telah ada di Jakarta sebanyak 90 persen. Sehingga, ia meminta masyarakat lebih berhati-hati.

“Jadi varian Delta sudah ada 90 persen di kita, jadi kalau kita bermain-main, saya katakan tadi pasti bisa kena siapa saja di sekeliling Anda. Itu aja pesan dari saya,” ucapnya.