Pesawat Berjenis L-140 Jatuh di Republik Tatarstan Rusia

Pesawat Berjenis L-140 Jatuh di Republik Tatarstan Rusia

Pesawat Berjenis L-140 Jatuh di Republik Tatarstan Rusia – Sebanyak 16 orang dilaporkan tewas usai sebuah pesawat yang membawa penerjun jatuh usai lepas landas di Rusia pada Minggu (10/10/2021) waktu setempat.
Pesawat L-410 sedang membawa 22 orang ketika jatuh di Republik Tatarstan pukul 09.23 waktu setempat.

Demikian dilaporkan Kementerian Darurat melalui kanal Telegram.
Kementerian sebelumnya mengatakan sebanyak 15 orang tewas di pesawat yang mengangkut 23 orang tersebut. Gambar yang diterbitkan oleh kementerian menunjukkan pesawat patah menjadi dua bagian, dengan hidung pesawat yang tampak penyok parah.

Sementara itu, enam korban selamat kini dirawat di rumah sakit, menurut laporan yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan setempat kepada kantor berita Interfax.

1. Sebanyak 16 orang tewas
Anak Presiden Tatarstan Turut tewas Dalam Kecelakaan Pesawat Di Rusia –  Eramuslim

Akibat insiden ini, sebanyak 16 orang tewas. Sementara, enam lainnya mengalami luka berat.

Saat dievakuasi, enam orang yang masih hidup berada dalam kondisi yang begitu serius. Mereka ternyata merupakan para sky divers yang hendak melakukan manuver dari udara.

2. Diduga karena kelebihan muatan

Ini Penyebab Kecelakaan Pesawat Tatarstan Rusia - Dunia Tempo.co

Kasus ini sekarang sedang berada dalam investigasi komite keselamatan transportasi Rusia. Mereka ingin mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini.

“Sebuah tragedi memilukan terjadi. Sayangnya, di momen ini, kami kehilangan 16 orang,” kata Presiden Tatarstan, Rustam Minnikhanov, dikutip The Guardian.

Namun, dari informasi yang beredar, dugaan sementara penyebab kecelakaan ini adalah karena pesawat bermesin kembar itu mengalami kelebihan muatan.

3. Cuaca kawasan Tatarstan memang ekstrem
Rudal yang Jatuhkan MH17 Berasal dari Rusia

Selain itu, perawatan yang kurang rutin dan tak adanya perangkat keselamatan mumpuni di dalam pesawat, jadi masalah tersendiri.

Apalagi, di kawasan seperti Tatarstan, cuaca sering berubah secara mendadak dan terbilang ekstrem. Standar penerbangan perlu ditingkatkan agar kejadian ini tak terulang.

Kepala Tatarstan Rustam Minnikhanov sedang melakukan perjalanan ke lokasi kecelakaan. Menurut Interfax, pesawat tersebut milik Organisasi Masyarakat Sukarela untuk Bantuan Angkatan Darat, Penerbangan dan Angkatan Laut Rusia.

Ketua cabang regional organisasi tersebut mengatakan, klub terjun payung yang menggelar penerbangan tersebut tak bisa disalahkan. Pesawat ringan L-410 buatan Ceko adalah salah satu dari dua pesawat yang digunakan oleh klub, menurut situs webnya. Dua pesawat L-410 mengalami kecelakaan fatal di Rusia awal tahun ini, yang menyebabkan delapan orang tewas.

Sebagai catatan, Rusia terkenal dengan kecelakaan pesawat, meski pihaknya telah meningkatkan keselamatan lalu lintas udara dalam beberapa tahun terakhir. Di antaranya dengan aksi korporasi maskapai besar yang mengalihkan pesawat dari era Uni Soviet ke jet modern. Namun, perawatan pesawat yang buruk dan standar keselamatan yang lemah, masih sering menyebabkan kecelakaan di wilayah yang jauh dan sesekali menyebabkan tragedi skala besar dengan melibatkan pesawat tertentu.