Pertamina Melakukan Kegiatan Operasi Energi Dalam Negeri

Pertamina Melakukan Kegiatan Operasi Energi Dalam Negeri

Pertamina Melakukan Kegiatan Operasi Energi Dalam Negeri – Pertamina (dahulu bernama Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara) atau nama resminya PT Pertamina (Persero) adalah sebuah BUMN yang bertugas mengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Pertamina melalui Subholding Upstream terus melakukan kegiatan operasi guna menunjang energi dalam negeri.

Melalui anak perusahaan, PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) yang merupakan bagian dari Regional Jawa Subholding Upstream, berhasil menyelesaikan pengeboran Sumur Eksplorasi Fanny-2 dengan status sebagai sumur penemu minyak dan gas bumi (oil and gas discovery).

Pertamina masuk urutan ke 122 dalam Fortune Global 500 pada tahun 2013. Pengelolaan kegiatan eksplorasi PHE OSES per 1 April 2021 berada di Eksplorasi Subholding Upstream Regional Jawa, Dilansir dari idn poker dan pengeboran Sumur Fanny-2 merupakan implementasi strategi regional pasca restrukturisasi untuk akselerasi pengembangan undeveloped resources di Area Angel Cluster.

1. Penemuan minyak dan gas tersebut membutuhkan data tambahan untuk pengembangan lapangan
Pertamina Kembali Temukan Cadangan Migas di WK OSES 

Area tersebut diharapkan segera dapat berkontribusi dalam menunjang produksi yang berkelanjutan di Wilayah PHE OSES, serta sekaligus mendukung target produksi nasional minyak sebesar 1 juta barel per hari dan gas sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari pada 2030. Hal tersebut juga menunjukkan Paska Restrukturisasi PT Pertamina (Persero) dengan pembentukan subholding setelah lebih dari satu tahun menunjukkan manfaat positif dengan operasional yang terintegrasi.

Lokasi Sumur Fanny-2 ini berada di Distrik Central Business Unit (CBU) Blok OSES, tepatnya di area Komplek Eksplorasi Angel Cluster yang berjarak sekitar 2 km sebelah barat dari Pulau Sabira Kepulauan Seribu, dan masuk dalam Wilayah Administratif Kabupaten Kepulauan Seribu.

Secara khusus Angel Cluster ini merupakan area prioritas eksplorasi di mana pada area ini terdapat beberapa struktur temuan minyak dan gas yang membutuhkan data tambahan untuk pengembangan lapangan.

2. Penemuan minyak dan gas tersebut membuktikan hal berikut
Pertamina Kembali Temukan Cadangan Migas di WK OSES 

Sumur Fanny-2 ditajak pada 13 Maret 2021 dan diselesaikan (Rig Release) pada 24 Juni 2021. Tujuan dilakukan pengeboran sumur Fanny-2 adalah untuk mengonfirmasi besaran sumber daya minyak dan gas bumi di Struktur Fanny.

Sumur ini menemukan minyak dan gas pada lapisan batupasir Formasi Talang Akar dengan hasil uji produksi pada lapisan Lower Zelda layer 44 (DST#2) mengalirkan Gas sebesar 4.95 mmscfd dan Kondensat sebesar 241 BCPD pada bukaan choke 28/64”, serta ditemukan minyak dari hasil proses sirkulasi ke permukaan pada Lapisan Middle Zelda di DST#3.

“Penemuan minyak dan gas dari sumur Fanny-2 ini adalah bukti bahwa ide baru, semangat baru dalam mengerjakan lapangan tua (brown field) seperti halnya blok OSES, memberikan hasil yang positif ,“ ucap Medi Kurniawan, Direktur Eksplorasi Subholding Upstream. “Selamat untuk PHE OSES, khususnya tim eksplorasi, tetap semangat untuk discovery sumur berikutnya,” tambah Medi Kurniawan.

3. Operasi pengeboran ini diharapkan dapat diselesaikan dengan baik
Pertamina Kembali Temukan Cadangan Migas di WK OSES 

Dalam keterangan tertulisnya, VP Eksplorasi Regional Jawa, Murharram Jaya Pnguriseng, mengatakan Discovery Sumur Fanny-2 ini diharapkan dapat diikuti oleh keberhasilan pengeboran sumur-sumur eksplorasi berikutnya. Masih ada tiga prospek di area Angel Cluster yang akan diakselerasi proses bisnisnya yaitu Nani, Villani, dan Tati untuk dieksekusi pemborannya pada 2022-2023.

“Penuntasan eksplorasi di Angel Cluster menjadi salah satu prioritas Regional Jawa agar undeveloped resources di area Angel Cluster dapat segera dimonetisasi dan memberikan kontribusi produksi minyak dan gas di PHE OSES dan Subholding Upstream Pertamina pada umumnya,” tulis Muharram Jaya.