Menko Perekonomian Memperpanjang Masa PPKM di Luar Jawa-Bali

Menko Perekonomian Memperpanjang Masa PPKM di Luar Jawa-Bali

Menko Perekonomian Memperpanjang Masa PPKM di Luar Jawa-Bali – Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali mulai 9 sampai 22 November 2021. Hal ini menyusul kasus aktif Covid-19 di luar Jawa dan Bali yang mengalami penurunan hingga 97,5 persen.

“Perpanjangan PPKM luar Jawa-Bali pada periode 9 November sampai dengan 22 November, diperpanjang 2 minggu,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (8/11/2021).

Dalam perpanjangan kali ini, kata dia, kabupaten/kota yang capaian vaksinasi Covid-19 yang dibawah 50 persen akan dinaikkan satu level. Dengan begitu, ada 160 kabupaten /kota di luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level 4. Airlangga melanjutkan, pemerintah menambahkan capaian vaksinasi sebagai kriteria level asesmen untuk menentukan level PPKM tiap wilayah.

1. Ada penambahan kabupaten/kota yang naik level
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 22 NovemberPresiden Joko Widodo memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Bali hingga 2 Agustus mendatang

Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan level PPKM mengalami pertambahan. Wilayah yang baru mengalami vaksinasi di bawah 50 persen mengalami kenaikan satu level PPKM.

“Maka dengan demikian ada 156 kabupaten/kota asesmennya di level 2 karena vaksinasinya di bawah 50 persen sehingga dinaikan ke level 3. Dengan begitu, total yang ada di level 3 ada 160 kabupaten/kota,” ujar Airlangga.

Kemudian, lanjut Airlangga, ada 175 kabupaten/kota yang ada di level dua dan 51 kabupaten/kota ada di level satu.

2. Sebanyak 27 provinsi di luar Jawa-Bali tidak ada yang masuk level empat dan tiga
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 22 November

Di sisi lain, Airlangga menambahkan, dari 27 provinsi di luar Jawa-Bali tidak ada yang masuk dalam level empat dan level tiga.

Sebanyak 22 provinsi masuk dalam kategori level dua dan lima provinsi dalam kategori level satu.

“Sementara dari segi kabupaten/kota, jumlah level satu meningkat 151 kabupaten/kota. Kemudian level empat dan tiga terus menurun. Empat kabupaten/kota di level tiga dan terdapat 231 kabupaten/kota di level dua dan 151 kabupaten/kota di level satu,” tutur Airlangga.

3. Seluruh provinsi di Indonesia alami tingkat penularan rendah
Tingkat Penularan Covid-19 Rendah Jadi Motivasi Indonesia Menuju Bebas Pandemi - Tribunnews.com Mobile

Capaian tersebut membuat Indonesia masuk dalam kategori tingkat penularan yang rendah. Hal ini didapat berdasarkan laporan World Health Organization (WHO).

“Secara keseluruhan WHO dalam laporan situation report per 3 November menyatakan bahwa seluruh provinsi di Indonesia berada pada tingkat penularan di level satu atau tingkat penularan yang rendah,” kata Airlangga.