Luhut Optimis Kasus Covid-19 Melandai Setelah 12 Juli 2021

Luhut Optimis Kasus Covid-19 Melandai Setelah 12 Juli 2021

Luhut Optimis Kasus Covid-19 Melandai Setelah 12 Juli 2021 – DKI Jakarta  kembali mencetak rekor harian kasus warga terpapar virus corona (Covid-19) dengan penambahan 10.485 kasus pada Minggu (4/7). Ini merupakan  hattrick rekor alias kali ketiga berturut, setelah sebelumnya memecahkan rekor kasus pada Sabtu (3/7) dengan 9.702 kasus, dan Jumat (2/7) dengan 9.399 kasus baru.

DKI juga mencatat sebanyak 76 orang meninggal dalam 1 x 24 jam, sehingga total kumulatif warga yang meninggal akibat terpapar Covid-19 di ibu kota sebanyak 8.592 orang. Sementara itu, kasus sembuh pada hari ini bertambah 5.816 orang, sehingga secara kumulatif 484.731 warga DKI telah sembuh dari Covid-19. Adapun temuan itu berdasarkan laporan harian yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kasus idn poker88 asia harian COVID-19 di Indonesia akan terus meningkat hingga 10-12 hari ke depan. Menurut dia, kasus akan mulai melandai setelah 12 Juli 2021.

1. Optimisme Luhut kasus COVID-19 RI akan menurun
Luhut Optimistis Kasus Harian COVID-19 Mulai Melandai Setelah 12 Juli

Kendati kasus diprediksi akan terus meningkat hingga 12 hari ke depan, Luhut tetap optimistis kasus akan segera menurun. Terlebih, kasus kesembuhan di Indonesia juga terus meningkat.

“Memang kalau kita lihat, beberapa hari terakhir ini angka terus naik, kemudian yang paling tinggi kemarin tanggal 3 Juli itu mencapai 27.900-an, kemudian pada tanggal 4 Juli turun menjadi 27.200-an. Dan ini bisa naik terus kalau kita tidak disiplin,” kata dia.

“Kita berharap kira-kira 10-12 hari akan terjadi penurunan. Kita berharap penurunan ini dapat terjadi lebih awal. Karena tingkat kesembuhan juga sangat tinggi, yaitu Indonesia nomor dua di dunia setelah Rusia,” imbuh Luhut.

2. Luhut minta pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan OTG buat isolasi mandiri
Luhut Optimistis Kasus Harian COVID-19 Mulai Melandai Setelah 12 Juli

Terkait peningkatan keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate rumah sakit, Luhut minta pasien COVID-19 yang OTG dan bergejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri. Lalu, Luhut menyampaikan, pemerintah akan membangun rumah sakit darurat di setiap provinsi guna mengatasi kekurangan kapasitas rumah sakit.

“Mengenai tempat tidur kalau nanti ditata dengan baik, mestinya tidak terlalu banyak masalah. Pasien COVID-19 yang masuk rumah sakit Jakarta dan beberapa pulau Jawa meningkat tajam dan sudah mencapai batas rumah sakit. Seperti yang saya katakan tadi, mulai ditata orang yang boleh masuk rumah sakit siapa, tingkat penyakitnya, kalau dia masih di atas saturasinya 95 atau mungkin dia hanya OTG, dia bisa isolasi mandiri,” jelas Luhut.

3. PPKM Darurat Jawa-Bali diterapkan pada 3-20 Juli
Luhut Optimistis Kasus Harian COVID-19 Mulai Melandai Setelah 12 Juli

Sebelumnya, Presiden Joko “Jokowi” Widodo memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diterapkan pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021 di Pulau Jawa dan Bali. Kebijakan ini diambil oleh pemerintah lantaran gelombang kasus virus corona yang semakin meningkat hari ke hari.

“Setelah mendapatkan banyak masukan dari para menteri kesehatan dan juga para kepala daerah. Saya memutuskan untuk memberlakukan darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali,” ujar Jokowi dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7/2021).

Jokowi menyampaikan, selama PPKM Darurat akan ada pembatasan yang lebih ketat dari sebelumnya.

“PPKM darurat ini meliputi pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku,” katanya lagi.

setelah DKI Jakarta, penambahan kasus harian tertinggi kedua yakni Jawa Barat dengan 4.458 kasus baru. Kemudian Jawa Tengah dengan 2.955 kasus, DI Yogyakarta 1.615 kasus, dan Jawa Timur 1.468 kasus.

Sehingga dapat dikatakan lima provinsi di Pulau Jawa menyumbang penambahan kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia pada hari ini. Selain itu, hanya lima provinsi tersebut yang mencatatkan penambahan di atas 1.000 kasus dalam sehari.

Selanjutnya 20 provinsi mencatat penambahan kasus Covid-19 harian di atas 100 kasus, lalu 6 provinsi lainnya mengalami penambahan kasus di bawah 100, sementara 3 provinsi tidak mencatat penambahan kasus positif Covid-19 pada hari ini. Mereka yakni Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Maluku.