Lima dari Warga Aceh Disambar Petir saat Berteduh di Gubuk

Lima dari Warga Aceh Disambar Petir saat Berteduh di Gubuk

Lima dari Warga Aceh Disambar Petir saat Berteduh di Gubuk – Petir, kilat, atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Cuaca buruk berupa hujan dan angin kencang bisa menjadi malapetaka, terutama jika keadaan itu juga disertai dengan petir.Sambaran petir sendiri dapat berakibat fatal bagi keselamatan manusia. Tak heran, bila dalam cuaca seperti itu petir kerap memakan korban.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, lima warga Gampong Trieng Kecamatan Cot Girek, Dilansir dari Deposit Togel Pulsa 10rb dikabarkan disambar petir, pada Rabu (26/5/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

1. Disambar petir ketika sedang duduk di gubuk di persawahan
Menurut Hasan, kedua warga yang duduk di bawah gubuk terpental hampir tiga meter akibat sambaran petir dan diyakini meninggal di lokasi kejadian.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Cot Girek, Inspektur Polisi Dua Suherman, saat kejadian, lima warga tersebut sedang berada di sebuah gubuk di persawahan di kawasan Gampong Trieng.

“Hujan turun dengan sangat deras disertai dengan petir, kemudian seluruh korban berteduh di gubuk yang berada di persawahan tersebut,” kata kata Suherman, pada Kamis (27/5/2021).

Adapun para korban, yakni Nurhayati (33), M Irfan Rasyid (11), Ridwan (9), M Irham (8), dan Ardian (5). Mereka qmerupakan warga gampong setempat.

2. Salah seorang korban ketika disambar petir

Seorang petani di Aceh Utara meninggal dunia akibat tersambar petir di area persawahan Gampong Treng, Kecamatan Cot Girek, Rabu sore (26/5/2021). Selain itu, petir juga ikut melukai empat orang lainnya di lokasi yang sama.

Berdasarkan keterangan salah seorang warga yang melihat kejadian tersebut, dikatakan Suherman, dalam keadaan hujan itu, tiba-tiba ada petir menyambar gubuk yang dijadikan tempat meneduh para korban.

“Datang suara petir yang sangat besar, saksi melihat ke arah gubuk tersebut dan melihat salah satu korban terpental dari gubuk dan jatuh ke areal persawahan, kemudian saksi langsung mendatangi gubuk,” ujarnya.

3. Empat orang alami luka, satu orang meninggal dunia

Melihat beberapa korban tergeletak akibat tersambar petir, para saksi langsung membawa mereka ke Puskesmas Lhoksukon untuk mendapatkan pertolongan.

“Setelah dinyatakan dokter salah seorang korban meninggal dunia, kemudian jenazah dibawa kembali untuk segera dikebumikan. Sedangkan korban luka berat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia guna mendapatkan perawatan,” kata Suherman.

Korban yang meninggal dunia bernama Nurhayati. Sementara M Irfan Rasyid dan Ridwan alami luka berat. Sedangkan M Irham dan Ardian alami luka ringan.