Bupati Lamongan Resmi Melarang Acara Pesta Pernikahan

Bupati Lamongan Resmi Melarang Acara Pesta Pernikahan

Bupati Lamongan Resmi Melarang Acara Pesta Pernikahan – Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA (lahir di Lamongan, Jawa Timur, 12 Januari 1968; umur 53 tahun) adalah adalah birokrat dan politikus Indonesia yang menjabat Bupati Lamongan periode 2021–2024. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi secara resmi mengeluarkan surat edaran tentang pelarangan menggelar hajatan pernikahan. 

Langkah ini diambil menyusul banyaknya kasus COVID-19 dari klaster hajatan yang ditemukan di beberapa kecamatan di Lamongan. “Melarang penyelenggaraan hajatan atau resepsi pernikahan sampai adanya evaluasi lebih lanjut tentang penyebaran COVID-19 di Lamongan,”

kata kata Bupati Lamongan yang biasanya disapa YES ini. Di Lamongan sendiri sudah ditemukan dua klaster hajatan. Dilansir dari Daftar IDN Poker Jumlah kasus dari klaster ini lebih dari 200 orang. Bahkan, 13 di antaranya meninggal dunia.

1. Pengunjung kafe dan swalayan dibatasi 25 persen dari kapasitas ruangan
Bupati Resmi Larang Hajatan Pernikahan di Kabupaten LamonganGugus tugas COVID-19 Lamongan menggelar rapat. Dok Istimewa
Dalam surat tertanggal 21 Juni itu juga mengatur pemberlakuan jam malam dan pembatasan pengunjung 25 persen dari kapasitas ruangan baik kafe maupun swalayan. Hal ini, kata Yuhronur, juga berlaku untuk aktivitas warga yang berpotensi terjadi kerumunan massa.
“Kita mengeluarkan SE Nomor: 443.2/ 164 1413.011/2021 tentang antisipasi peningkatan penyebaran virus COVID-19 di Lamongan,” ujar Yuhronur.
2. Minta satgas mengoptimalkan operasi masker dan kerumunan massa
Bupati Resmi Larang Hajatan Pernikahan di Kabupaten Lamongan
Yuhronur melanjutkan, berdasarkan Mendagri Nomor 13 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) Mikro, maka setiap desa dan juga kecamatan di seluruh Lamongan untuk mengoptimalkan posko penanganan COVID-19.
“Penerapan disiplin protokol kesehatan yang harus lebih ditegakkan baik oleh

satgas desa maupun kecamatan, terutama untuk operasi masker dan

penertiban kerumunan massa,” katanya
3. Desa dan kecamatan diminta untuk mengaktifkan kembali kampung tangguh
Bupati Resmi Larang Hajatan Pernikahan di Kabupaten LamonganDemi mencegah penyebaran virus corona, petugas melakukan penyemprotan di rumah warga Lamongan.
Tak hanya itu, setiap desa dan juga kecamatan juga wajib mengaktifkan kembali kampung tangguh, dan menerapkan penyekatan arus keluar masuk warga dan menyediakan ruang-ruang isolasi yang ada di desa atau di kecamatan sebagai langkah antisipasi untuk warga yang dinyatakan positf corona namun tanpa gejala.
“Intinya kita berharap kesadaran masyarakat agar juga ikut mematuhi aturan ini sehingga angka kasus penyebaran virus corona bisa ditekan,” pungkasnya.