Peristiwa Penembakan yang Menewaskan Anak Gubernur Paraguay

Peristiwa Penembakan yang Menewaskan Anak Gubernur Paraguay

Peristiwa Penembakan yang Menewaskan Anak Gubernur Paraguay – Republik Paraguay (Bahasa Spanyol: República del Paraguay, Guaraní: Tetã Paraguái), kadang-kadang dieja sebagai Paraguai adalah sebuah negara di Amerika Selatan yang terkurung daratan dan berada di dua sisi Sungai Paraguay. Paraguay berbatasan dengan Argentina di sebelah selatan dan barat daya, Brasil di timur laut dan timur dan Bolivia di barat laut.

Negara ini kadang disebut sebagai Corazón de Sudamérica atau Jantung Amerika Selatan. Di negara ini terdapat Sungai Paraguay. Suku asli Guaraní telah tinggal di Paraguay kurang lebih 1000 tahun sebelum Spanyol menaklukkan kawasan ini pada abad ke-16. Insiden pembunuhan yang mengintai calon pejabat di Paraguay kembali terjadi. Kali ini insiden berdarah terjadi di Pedro Juan Caballero dan menimpa seorang anak Gubernur Amambay yang bernama Haylee Carolina Acevedo Yunis.

Sebelum insiden memilukan ini, seorang calon wali kota Hernandarias, Emiliano Nelson Cano Ozuna hampir tewas setelah mobilnya diserang orang tak dikenal. Kasus baru ini juga menjadi peringatan meningkatnya kasus kekerasan dan pembunuhan di negara Amerika Selatan itu.

1. Empat orang ditembak saat akan menaiki mobil di Pedro Juan Caballero
File:Pedro Juan Caballero24.png - Wikimedia Commons

Meninggalnya Haylee Carolina Acevedo Yunis (21) diketahui setelah adanya peristiwa penembakan tak jauh dari sebuah acara festival di Pedro Juan Caballero, Departemen Amambay. Pasalnya, Haylee merupakan anak dari Gubernur Amambay, Ronald Acevedo.

Kejadian penyerangan ini terjadi pada Sabtu pagi, ia bersama tiga temannya yang terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan yang akan menaiki sebuah mobil. Tak berselang lama, sekelompok orang tak dikenal mendekati mereka dan menghujani dengan tembakan peluru.

Tindakan kriminal ini kemungkinan dilakukan oleh pembunuh bayaran yang berusaha membunuh salah satu anggota keluarga kaya dan terpandang di Paraguay. Hal ini terkait sejarah Departemen Amambay yang dikuasai oleh keluarga Acevedo dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, saudara Gubernur Acevedo, José Carlos Acevedo kini sedang mencalonkan kembali sebagai wali kota Pedro Juan Caballero pada pemilu yang digelar Minggu (10/10/2021), dilansir dari Swiss Info.

2. Anggota legislatif Brasil juga ikut jadi korban tewas

Selain mengakibatkan tewasnya anak Gubernur Amambay, pada hari yang sama Farid Charbell Badaoui Afif yang merupakan seorang anggota legislatif di Ponta Pora, Negara Bagian Mato Grosso do Sul juga ikut menjadi korban tewas.

Menurut keterangan dari aparat kepolisian, pejabat berusia 37 tahun itu ditembak oleh dua orang bersenjata yang menggunakan sepeda motor. Pada tempat kejadian juga ditemukan empat amunisi berkaliber 45 mm dan salah satunya diketahui mengenai anggota parlemen itu.

Sementara itu, pihak kepolisian sedang mendapatkan sejumlah gambar dan peralatan yang ada di TKP. Nantinya akan diselidiki lebih lanjut hubungannya dengan penembakan anggota legislatif Brasil tersebut, dikutip dari The Rio Times.

3. Organisasi kriminal PCC diduga sebagai pelaku pembunuhan

Sementara itu, Pedro Juan Caballero merupakan kota yang terletak di perbatasan Paraguay-Brasil dan menjadi area operasi dari kelompok kriminal besar di Brasil, bernama Primer Comando de la capital (PCC). Bahkan organisasi kriminal itu dikenal sebagai organisasi yang terbesar di Brasil.

Maka dari itu, Polisi Federal Brasil dan Kepolisian Paraguay menduga jika PCC menjadi dalang dari kasus penembakan lima orang di Ponta Pora dan Pedro Juan Caballero pada Sabtu lalu. Perbatasan itu juga dikenal sebagai salah satu yang berbahaya dengan banyaknya aksi kriminal serta kasus penyelundupan narkoba dan senjata.

Di sisi lain, mendengarkan kabar tudingan yang mengarahkan pada pihak PCC. Organisasi kriminal itu menuturkan mereka tidak melakukan aksi pembunuhan kejam di perbatasan Paraguay-Brasil itu, dikutip dari La Nacion.

Selama masa kampanye di Paraguay diketahui sudah ada tiga kandidat pejabat yang ditembak mati oleh orang tak dikenal. Néstor Echevarría yang mencalonkan sebagai anggota legislatif juga sudah dibunuh di Pedro Juan Caballero pada akhir September lalu.

Insiden penembakan ini bermula ketika anak Cano Ozuna yang bernama Nelson Emiliano mengemudikan mobil bersamanya untuk mengecek suatu pekerjaan. Namun secara tiba-tiba mereka mendapatkan serangan dari beberapa orang tak dikenal.

Sementara itu, pelaku penembakan diketahui muncul dari area hutan yang langsung menembakkan setidaknya 10 peluru ke arah mobil mereka. Mereka berdua dapat lolos, setelah anaknya dengan cepat berhasil melajukan kendaraannya hingga menuju ke sungai.