Penghujat Rasis Asal Kanada Ditangkap Petugas Perbatasan AS

Kevin J. Johnston

Penghujat Rasis Asal Kanada Ditangkap Petugas Perbatasan AS

Penghujat Rasis Asal Kanada Ditangkap Petugas Perbatasan AS – Tokoh media sosial sayap kanan Kevin J. Johnston ditangkap di perbatasan AS-Kanada Selasa pagi setelah gagal melapor ke Pusat Penahanan Calgary untuk menjalani hukuman yang diperintahkan pengadilan.

Menurut informasi dari Calgary Police Service (CPS), Patroli Perbatasan AS menangkap Johnston, yang mencoba menyeberang dari Saskatchewan ke Montana dengan berjalan kaki. Johnston ditahan di Plentywood, Mont. – tepat di selatan Regina, Sask. – sebelum pihak berwenang mengembalikannya ke Calgary.

Kevin J. Johnston diketahui sebagai seorang berpaham sayap kanan yang aktif di sosial media dan kerap mengucapkan hujatan rasis dan kontroversial. Bahkan, ia dikenal lantaran telah menuduh salah seorang warga muslim di Calgary sebagai teroris.

Johnston ditangkap ketika tengah berjalan di Plentywood, Montana

Dilansir CBC, Kevin J. Johnston dilaporkan sudah menyeberangi perbatasan Saskatchewan, Kanada menuju ke Montana, AS pada Selasa. Namun, pria yang terkenal akan ungkapan kebenciannya itu tertangkap ketika sedang berjalan kaki di Plentywood, Montana.

Menurut pihak Penjaga Perbatasan dan Bea Cukai AS mengatakan bahwa ia ditangkap setelah masuk secara ilegal ke Amerika Serikat. Selain itu, pihak Kepolisian Kanada juga meminta bantuan mereka untuk melacak seseorang yang hilang di dekat negara bagian Montana/North Dakota.

Sementara, pihak Penjaga Perbatasan AS mengatakan bila tidak akan menjerat Johnston yang telah masuk secara ilegal, apabila ia bersedia kembali ke negaranya. Pada malam hari, Johnston sudah bersedia kembali ke negaranya dan diserahkan kepada Agen Perbatasan Kanada (CBSA).

April LaJune diduga hendak jemput Johnston di perbatasan

Sementara itu, seorang selebgram bernama April LaJune disebut hendak menjemput Kevin di perbatasan Kanada. Hal itu terungkap dari ceritanya di sosial media yang menyebut bila ia sedang dalam perjalanan sejak Jumat (31/12/2021) dari Missouri untuk membantu seseorang mendapat suaka politik di Amerika Serikat.

LaJune mengungkapkan bila harus membantu Johnston lantaran ia diyakinkan bahwa Pemerintah Kanada akan membunuhnya. Meski tidak menyebut siapa orang yang dimaksud, tetapi ciri-ciri yang diberikan LaJune mirip dengan keterangan Johnston.

Di tengah cuaca buruk dan bersalju, ia mengkhawatirkan keadaan Johnston dan tidak percaya bila ia dapat keluar dari situasi ini sendirian. Lantas, ia mengungkapkan bila akan meminta bantuan kepada Penjaga Perbatasan AS.

Setelah, Johnston berhasil mengirimkan gambar keberadaannya, LaJune langsung mengirimkannya kepada aparat penjaga perbatasan. Johnston akhirnya berhasil ditemukan dan diselamatkan dari kondisi cuaca buruk dan ditangkap, dilaporkan dari Vice.

Johnston pernah ikut sebagai kandidat wali kota Calgary

Berdasarkan keterangan dari pengacaranya Ian McCuaig pada Rabu (5/1/2022) Johnston mengatakan jika telah melintasi perbatasan untuk mengharapkan suaka politik di AS. Pasalnya, ia mengaku takut akan persekusi yang dilakukan oleh Pemerintah Kanada yang ia alami selama lima tahun terakhir.

Keterangan itu mengacu pada saat itu yang mengharuskannya untuk hadir di pengadilan sebanyak 266 kali dan ia harus mendekam di dalam penjara selama lima bulan terkait akun miliknya yang digunakan untuk mengutarakan pandangan konservatifnya, dikutip dari CBC.

Beberapa tahun terakhir, Johnston menjadi salah satu orang yang terkenal di Kanada atas hujatannya. Sementara, hujatannya termasuk menawarkan uang kepada pengikutnya yang bersedia memfilmkan murid Muslin, menjual kopi merek tertentu ke warga pribumi dan ikut dalam komunitas anti vaksin.

Sebelumnya, ia juga sempat ikut dalam kandidat wali kota Calgary dan hanya mendapatkan kurang dari satu persen suara. Padahal, ia sangat terkenal di media akan ucapan dan hujatan kontroversialnya, dilaporkan dari Vice.

Sebuah pernyataan dari juru bicara Perlindungan Perbatasan dan Bea Cukai AS mengatakan agen Patroli Perbatasan Plentywood dipanggil untuk membantu Kantor Sheriff Kabupaten Sheridan “dalam mencari subjek yang hilang di dekat garis negara bagian Montana/North Dakota. Seorang agen patroli perbatasan pengawas menemukan subjek yang cocok dengan deskripsi subjek yang hilang yang berkeliaran dengan berjalan kaki.”

Sebelum penangkapannya oleh otoritas AS, surat perintah penangkapan Johnston dikeluarkan setelah anggota CPS tidak dapat menemukannya. Johnston tidak muncul secara langsung di siaran online-nya sejak 20 Desember 2021. Selama pandemi, Johnston telah menjadi penentang vokal perintah kesehatan masyarakat terkait pandemi dan telah ditangkap karena mengorganisir pertemuan yang melanggar perintah tersebut.