Korban Terakhir Longsor Tambang Emas Telah Ditemukan Tim SAR

Korban Terakhir Longsor Tambang Emas Telah Ditemukan Tim SAR

Korban Terakhir Longsor Tambang Emas Telah Ditemukan Tim SAR – Penambangan emas adalah proses dan teknik yang digunakan dalam pengambilan emas dari tanah.Emas harus dia ambil dari daratan tinggi baru di gali sedalam mungkin agar dapat emasnya. Barang tambang emas merupakan salah satu hasil tambang yang termasuk dalam golongan logam.

Emas sendiri merupakan logam yang memiliki sifat lunak dan mudah untuk ditempa, sehingga banyak dijadikan sebagai perhiasan. Dalam pertambangan, emas termasuk dalam hasil tambang golongan B, yakni barang tambang yang vital dan penting bagi kehidupan khalayak ramai.

Emas berada di golongan B ini tidak sendirian, melainkan ditemani oleh perak, belerang, fosfat dan juga mangan. Seperti Suatu Kejadian Club388 Indonesia yang baru dialami Siman sebagai korban terakhir longsor tambang emas ilegal di kawasan hutan Jorong Timbahan, Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Sumatra Barat, yang berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Selasa malam (11/5/2021)  dalam keadaan sudah meninggal Dunia.

1. Korban meninggal total berjumlah delapan orang

Menurut Richie Amran, pada musibah longsor di lokasi tambang emas ini telah merenggut delapan korban jiwa. Sebagian besar dari mereka adalah merupakan warga Solok Selatan yang sehari-hari nya bekerja sebagai penambang.

Selain para korban meninggal Dunia, sembilan penambang lainnya juga  mengalami luka-luka Serius. Bahkan sampai ada yang mengalami patah tulang.

2. Tim SAR menemukan korban terakhir, operasi pencarian dan evakuasi pun dinyatakan selesai

Dengan ditemukannya Korban yang bernama Siman, maka secara otomatis seluruh operasi pencarian dan juga evakuasi terhadap seluruh korban tambang, akan dinyatakan selesai dan ditutup.

“Alhamdulillah, semua korban bisa kita temukan. Dengan demikian, operasi pencarian dan evakuasi terhadap seluruh korban dihentikan,”tutup Richie Amran.

3. Berikut ini adalah daftar nama-nama korban

Sebelumnya, musibah ini terjadi pada hari Senin pagi (10/5/2021), namun baru dilaporkan oleh masyarakat kepada petugas BPBD pada siang harinya.  Ketiadaan akses untuk komunikasi dan beratnya medan transportasi ke lokasi kejadian, menjadi penyebab utama keterlambatan disampaikannya informasi itu.

Sempat beredar kabar bahwa ada lebih dari 40 penambang yang tertimbun material dalam longsor di lokasi itu. BPBD Solok Selatan kemudian merilis dan memastikan bahwa korban yang tercatat ada sekitar 17 orang.

Berikut Daftar Korban yang Meninggal Dunia:

1. Yasril warga Sei Padi.

2. Buyung warga bidar bdr alam.

3. Yuniadi warga Abai Sangir.

4. Ijal Warga sei rambutan.

5. Siat warga Sei rambutan.

6. Pak De warga Kabupaten Dharmasraya.

7. Catno warga Abai.

8. Siman warga Sampu.

Dan Berikut juga Daftar Korban luka-luka :

1. Epi warga Padang Air Dingi.

2. Derri warga Padang Air Dingin

3. Tomi warga Timbulun.

4. Sito warga Sei Rambutan.

5. Eka warga Bumi Ayu

6. Fajrul warga Liki.

7. Abit warga Abai Sangir

8. Mitro warga Abai

9. Nova warga Bumi Ayu.