Jerinx ‘SID’ Telah Dibebaskan dari Penjara Hari Ini

Jerinx ‘SID’ Telah Dibebaskan dari Penjara Hari Ini

Jerinx ‘SID’ Telah Dibebaskan dari Penjara Hari Ini – Jerinx atau JRX (lahir di Bali, 10 Februari 1977; umur 44 tahun) adalah musisi, penyanyi-pencipta lagu, dan pegiat media sosial Indonesia. Ia dikenal sebagai drummer grup musik rock Superman Is Dead. Musisi Jerinx alias JRX (44) akhirnya bebas murni pada Selasa (8/6/2021) usai menjalani pidana penjara selama 10 bulan dan denda Rp10 juta.

Pantauan Download IDNPlay Apk, Jerinx keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kerobokan, Kabupaten Badung, sekitar pukul 09.00 Wita. Personel band Superman is Dead (SID) ini dijemput oleh keluarga dan kuasa hukumnya.

1. Jerinx meminta maaf kepada media karena belum mau berkomentar soal kebebasannya

Jerinx tampak keluar dari lapas dengan menggandeng istrinya, Nora Alexandra, dan memilih diam menghindari awak media. Pemilik nama asli I Gede Ari Astina ini lalu menuju ke dalam mobil yang akan mengantarnya untuk melukat (pembersihan diri).

Kuasa Hukum Jerinx, Wayan Gendo Suardana, mengatakan Jerinx menitipkan pesan kepadanya atas permintaan maafnya kepada pihak media yang telah menunggunya. Saat ini Jerinx memilih untuk tidak berkomentar dulu.

“Saudara Jerinx memang tadi menyatakan mohon maaf kepada teman-teman media sementara tidak mau berkomentar dulu. Atas pertimbangan dia pribadi yang tadi tidak dijelaskan kepada saya kuasa hukum,” ujar Gendo.

Menurutnya akan disediakan waktu khusus ketika Jerinx sudah dalam keadaan santai dan tidak terburu-buru.

2. Keluarga tetap mendukung kekritisan Jerinx

Dua orang dari pihak keluarga Jerinx yakni sang istri, Nora Alexandra, dan ayahnya, I Wayan Arjono, yang merupakan anggota Legislatif dari Partai Golongan Karya (Golkar) dan duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar, datang ke Lapas Kelas II A Kerobokan. Selain itu ada juga rekan Jerinx, I Made Putra Budi Sartika, alias Bobby Kool, dan I Made Eka Arsana (Eka Rock) yang turut menjemput drummer SID itu.

Dalam kesempatan tersebut IDN Times menanyakan kepada ayah Jerinx perihal dukungan terhadap kekritisan anaknya tersebut. Wayan Arjono mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya memiliki latar belakang seorang pejuang sehingga selama kekritisan dan perjuangan itu demi kebaikan, ia mendukung usaha putranya.

“Semua keluarga kami. Artinya dukung pasti. Kita tidak mungkin meludahi pekerjaan Bapak saya. Terus terang begitu saja. Saya dukung, kalau memang baik kenapa tidak?” tegasnya.

Arjono memastikan bahwa usai melukat, anaknya akan istirahat lebih dulu. Ia berharap agar anaknya bisa lebih baik ke depannya.

3. Tidak diperlakukan khusus, Jerinx bebas murni tanpa menerima remisi maupun asimilasi
Drummer Superman is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx berpose sebelum menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Selasa (3/11/2020) (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Sementara itu Kalapas Kelas II A Kerobokan, Fikri Jaya Soebing, menegaskan tidak ada perlakukan khusus terhadap Jerinx. Selama menjadi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang bersangkutan mengikuti program pembinaan dengan baik. Ia menyampaikan bahwa pihak keluarganya juga sering melakukan video call sebagai pengganti jam besuk saat pandemik ini.

“Perlakukan berbeda tidak ada pada Jerinx. Dia bebas murni, tidak ada remisi, tidak ada asimilasi,” ungkapnya

Untuk diketahui, Jerinx dinyatakan terbukti melanggar Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP pada sidang putusan 19 November 2020. Dengan vonis penjara selama 1 tahun 2 bulan dan denda Rp10 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar.

Kemudian hasil banding ke Pengadilan Tinggi Bali, hukuman pidana JRX menjadi 10 bulan dan denda Rp10 juta.