Israel kembali Meluncurkan Serangan Udara ke Gaza

Israel kembali Meluncurkan Serangan Udara ke Gaza

Israel kembali Meluncurkan Serangan Udara ke Gaza – Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza pagi ini. Militer Israel mengatakan serangan ini karena warga Palestina di daerah kantong yang terkepung mengirim balon pembakar ke wilayahnya. Sejak perang 11 hari pada bulan Mei lalu antara Hamas dengan Israel dan berakhir dengan gencatan senjata pada tanggal 21 Mei, suasana permusuhan antara Hamas dengan Israel masih terus membara.

Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel mengatakan mereka menyerang kompleks Hamas. “Kami siap untuk semua skenario, termasuk pertempuran baru dalam menghadapi aksi teroris lanjutan yang berasal dari Gaza,” katanya dikutip dari Al Jazeera, Rabu, 16 Juni 2021. Pada hari Jumat (2/7/2021), Israel mengirimkan serangan udara dan menargetkan salah satu lokasi di Gaza, yang disebut oleh Israel sebagai salah satu lokasi pembuatan senjata.

Militer Israel mengatakan peluncuran balon pembakar yang diduga dilakukan warga Palestina menyebabkan 20 kebakaran di lapangan terbuka di komunitas dekat perbatasan Gaza. Serangan udara Israel ke Gaza yang terbaru ini adalah serangan udara ketiga kalinya, Dilansir dari idn poker apk versi terbaru sejak Hamas dan Israel melakukan gencatan senjata. Serangan Israel dipicu karena Hamas mengirimkan balon udara yang mudah terbakar ke teritori Israel.

1. Balon sebagai pemicu serangan udara Israel ke jalur Gaza
Balas Serangan Balon, Israel Luncurkan Serangan Udara ke Gaza 

Israel mengirimkan jet tempurnya pada hari Jumat (2/7/2021) untuk mengebom salah satu lokasi di jalur Gaza yang menurut Israel adalah tempat untuk memproduksi senjata. Serangan udara Israel tersebut, dipicu oleh balon-balon udara yang mudah terbakar, yang dikirimkan dari jalur Gaza ke permukiman Israel terdekat.

Tak pernah ada indikasi yang secara langsung menunjukkan bahwa balon yang mudah terbakar itu dikirim oleh personel Hamas. Tapi Israel menganggap bahwa Hamaslah yang bertanggung jawab atas balon-balon yang sampai ke wilayah Israel dan menimbulkan kebakaran.

2. Balon yang dikirim ke Israel menimbulkan kebakaran kecil dan tidak berbahaya
Balas Serangan Balon, Israel Luncurkan Serangan Udara ke Gaza 

Usai konflik 11 hari pada bulan Mei antara Hamas dan Israel, sumber ketegangan terbaru antara dua kelompok tersebut saat ini adalah balon udara yang mudah terbakar. Balon-balon itu diterbangkan dari wilayah Gaza, dan dengan bantuan angin dari laut Mediterania, balon itu terbawa ke wilayah Israel, jatuh dan menimbulkan kebakaran.

Israel menanggapi balon yang mudah terbakar itu dengan serangan udara yang diluncurkan pada Jumat (2/7/2021) ke salah satu lokasi di Gaza. Pihak Hamas mengatakan bahwa serangan udara Israel itu mengenai tempat lokasi pelatihan dan mereka mengatakan tidak ada korban jiwa dalam serangan udara tersebut.

3. Apa itu balon yang jadi senjata dari Gaza?

Balon yang dikirim dari jalur Gaza dengan bantuan angin ke wilayah Israel adalah balon yang seperti dekorasi ulang tahun anak-anak. Tapi balon dari Gaza diisi dengan helium, dipasangi pada bahan peledak atau perangkat yang dinyalakan terlebih dahulu dengan api.

Sebagai sebuah senjata, balon yang diterbangkan oleh angin tersebut bukanlah senjata yang memiliki akurasi. Tapi, api yang ditimbulkan dari balon, terbilang cukup merepotkan Israel.

Dengan biaya yang murah dan proses pembuatannya yang cepat, balon pembakar dari Gaza telah dibuat dalam beberapa tahun terakhir sebagai senjata. Sejak 2018, lebih dari 10.400 hektar wilayah Israel telah terbakar karena disebabkan balon yang dikirim dari Gaza. Para pejabat Israel mengindikasikan tindakan serangan seperti balon pembakar akan dibalas dengan kekuatan yang lebih besar seperti serangan udara dengan jet tempur baru-baru ini.