Gubernur DKI Jakarta Mengaku Belum Menetapkan UMP Tahun 2022

Gubernur DKI Jakarta Mengaku Belum Menetapkan UMP Tahun 2022

Gubernur DKI Jakarta Mengaku Belum Menetapkan UMP Tahun 2022 – Gubernur DKI Jakarta  Anies Rasyid Baswedan mengaku belum menetapkan upah minimum provinsi (UMP) di Ibu Kota untuk 2022 karena masih dalam pembahasan pihak terkait. “Belum ada, nanti kita lihat,” kata Anies seusai menghadiri diseminasi hasil riset dan pelatihan resiliensi sekolah mitigasi bencana di kantor Dinas Pendidikan DKI, Jumat (19/11).

Terkait soal besaran UMP 2022 di Ibu Kota, ia mengaku belum mengetahui besarannya. Karena hingga Jumat pukul 16.00 WIB, belum ada informasi penetapan resmi kepada publik. “Belum tahu, belum ditetapkan,” ujar Anies.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) itu pun belum dapat memastikan penetapan UMP DKI 2022 akan diumumkan pada Jumat yang dijadwalkan sebelumnya.

1. Hingga sore ini besaran UMP DKI 2022 belum ditetapkan
Anies Belum Tetapkan UMP DKI Jakarta 2022

Terkait soal besaran UMP 2022 di DKI, Anies pun mengaku belum mengetahui, karena hingga sore tadi belum ada informasi penetapan resmi kepada publik.

“Belum tahu, belum ditetapkan,” ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun belum dapat memastikan penetapan UMP DKI 2022 akan diumumkan pada Jumat yang dijadwalkan sebelumnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menetapkan pengumuman besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 pada Jumat ini.

“Insya Allah penetapan UMP akan kita laksanakan pada 19 November 2021,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah di Jakarta, Selasa lalu.

2. Upah minimum di DKI Jakarta diperkirakan sebesar Rp4.453.724

Pemprov DKI Bakal Umumkan Besaran UMP pada 19 November | Republika Online

Kementerian Ketenagakerjaan telah membeberkan beberapa provinsi bakal menerima upah minimum tertinggi dan terendah pada 2022.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri dalam kesempatan virtual beberapa waktu lalu menyebutkan, DKI Jakarta tetap menjadi kota yang paling tertinggi upah minimumnya.

Adapun rata-rata upah minimum di Tanah Air tahun depan naik sebesar 1,09 persen.

Ia mengungkapkan berdasarkan data statistik upah minimum secara umum, UMP terendah diperkirakan terjadi di Jawa Tengah sebesar Rp1.813.011.

Upah minimum tertinggi diperkirakan terjadi di DKI Jakarta sebesar Rp4.453.724 atau meningkat dari 2021 sebesar Rp4.416.186.

3. Menaker meminta kepala daerah umumkan UMP paling lambat 20 November
Anies Belum Tetapkan UMP DKI Jakarta 2022

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah pada Selasa, menjelaskan gubernur di Tanah Air harus menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) paling lambat 21 November 2021.

Namun 21 November 2021 merupakan hari libur nasional maka penetapannya harus dilakukan paling lambat 1 hari sebelumnya, yaitu 20 November 2021.