Beberapa Negara yang Lockdown akibat COVID-19 Varian Delta

Beberapa Negara yang Lockdown akibat COVID-19 Varian Delta

Beberapa Negara yang Lockdown akibat COVID-19 Varian Delta – World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa varian delta, mutasi virus corona yang pertama kali terdeteksi di India, menjadi ancaman penanganan pandemik COVID-19 saat ini. Varian itu dipercaya memiliki tingkat transmisi dibanding virus corona lainnya.

Varian Delta SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai B.1.617.2, adalah sebuah varian SARS-CoV-2 bergaris keturunan B.1.617, virus yang menyebabkan COVID-19. Menanggapi varian delta yang telah menyebar ke berbagai negara, sehingga menyebabkan gelombang pandemik lanjutan, WHO mewanti-wanti agar siapapun yang sudah divaksinasi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Varian tersebut dinamai varian Delta oleh WHO melalui sistem penamaan baru yang diperkenalkan pada 31 Mei 2021. Varian tersebut pertama kali terdeteksi di India pada akhir 2020. ,Sejumlah negara memberlakukan kembali lockdown atau karantina wilayah untuk memutus rantai penularan, termasuk negara-negara yang sempat mengklaim telah “mengalahkan” pandemik COVID-19.

Berikut Daftar IDN Poker himpun deretan negara-negara yang kembali lockdown imbas varian delta.

1. Australia
Deretan Negara yang Lockdown Lagi akibat COVID-19 Varian Delta

Australia memutuskan untuk memperketat pembatasan sosial dan kembali melakukan lockdown, setelah pengemudi awak maskapai luar negeri terkonfirmasi positif COVID-19. Pemerintah khawatir virus yang menginang di tubuh pasien adalah varian delta.

“Risikonya nyata dan kita perlu bertindak cepat, kita harus bekerja keras, kita harus cepat,” kata Perdana Menteri Queensland, Annastacia Palaszczuk, setelah melaporkan dua kasus positif.

Sydney berada dalam penguncian dua minggu hingga 9 Juli, sementara perintah untuk tetap di rumah diterapkan di kota Darwin hingga Jumat.

2. Thailand
Muncul 4 kasus corona berpotensi jadi wabah baru, Thailand siaga tinggi

Varian delta juga memaksa pemerintah Thailand untuk memberlakukan kembali pengetatan sosial selama satu bulan di Bangkok dan empat provinsi lainnya. Varian delta menyebabkan munculnya klaster baru, termasuk klaster pekerja.

“Kita harus mempertimbangkan langkah-langkah dengan hati-hati agar tidak memperburuk situasi kesehatan atau ekonomi, sementara juga mempercepat laju vaksinasi,” kata Perdana Menteri Prayuth Chan-Ocha, seraya meminta masyarakat untuk bekerja sama dengan memutus penularan.

3. Malaysia
Deretan Negara yang Lockdown Lagi akibat COVID-19 Varian Delta

Malaysia saat ini telah memasuki fase kedua lockdown. Otoritas kesehatan bertekad untuk tidak melonggarkan lockdown hingga kasus harian turun di bawah 4.000 kasus. Lockdown fase kedua dimulai pada 28 Juni 2021.

Untuk meminimalisir dampak dari pembatasan sosial, Malaysia mengucurkan paket stimulus senilai Rp524 triliun.

“Saya berharap paket keuangan ini dapat membantu Anda melanjutkan hidup Anda dalam beberapa bulan mendatang. Saya sadar banyak dari Anda yang terkena dampak buruk, akibat berjuang melawan pandemi COVID-19 selama lebih dari setahun,” kata Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin.

4. Portugal
Deretan Negara yang Lockdown Lagi akibat COVID-19 Varian Delta

Lisbon, Portugal menjadi salah satu daerah di Eropa yang sangat terdampak mutasi corona, sekitar 70 persen infeksi virus di kota ini disebabkan oleh varian delta. Alhasil, pembatasan sosial kembali diberlakukan mulai Jumat lalu.

Otoritas kesehatan memerintahkan restoran untuk tutup lebih awal pada hari kerja dan daerah wisata Algarve juga ditutup untuk wisatawan mancanegara. Selain itu, Inggris juga menghapus Portugal dari daftar negara aman dan Jerman memasukkan Portugal untuk kategori “kawasan varian virus”.

5. Afrika Selatan
Deretan Negara yang Lockdown Lagi akibat COVID-19 Varian Delta

Varian delta menyebabkan Afrika Selatan dilanda gelombang ketiga pandemik COVID-19. Alhasil, otoritas setempat pada hari Minggu mengumumkan pemberlakuan kembali pengetatan wilayah selama dua pekan.

Pemerintah juga menutup akses keluar-masuk dari Gauteng, sementara restoran hanya diizinkan untuk pesan antar, dan sekolah ditutup.

“Kami berada dalam cengkeraman gelombang dahsyat yang menurut semua indikasi tampaknya akan lebih buruk daripada yang sebelumnya. Puncak gelombang ketiga ini tampaknya akan lebih tinggi dari dua gelombang sebelumnya,” kata Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.

6. Bangladesh
Deretan Negara yang Lockdown Lagi akibat COVID-19 Varian Delta

Bangladesh terpaksa harus mengumumkan lockdown secara mendadak karena varian delta. Kebijakan yang berlaku mulai Senin menutup semua kantor pemerintah dan swasta selama satu pekan. Hanya transportasi untuk urusan medis yang diizinkan beroperasi.

Pemerintah bahkan mengerahkan tentara untuk memastikan seluruh masyarakat mematuhi pembatasan tersebut.

“Ini situasi yang berbahaya dan mengkhawatirkan. Jika tidak menahannya sekarang, kita akan menghadapi situasi seperti India,” ujar Juru Bicara Departemen Kesehatan Bangladesh, Robed Amin.

Demikian enam negara yang memberlakukan kembali lockdown akibat varian delta.