AS Memboikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

AS Memboikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

AS Memboikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 China pada Selasa menuduh Amerika Serikat (AS) “berusaha mengganggu” Olimpiade Musim Dingin Beijing setelah Washington mengatakan tak akan mengirim perwakilan diplomatik ke pertandingan yang dijadwalkan pada Februari mendatang.

Pada Senin, juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan AS tidak akan mengirim perwakilan diplomatik atau resmi ke Olimpiade Musim Dingin atau Paralimpiade Beijing 2022.

Mengumumkan keputusan itu pada konferensi pers, Psaki menyoroti genosida yang sedang berlangsung dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Xinjiang  dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya. Dia mengatakan para atlet di Tim AS memiliki “dukungan penuh” dari pemerintahan Joe Biden.

1. Bagaimana pengaruhnya terhadap Olimpiade?
AS Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022, Apa Dampaknya?

Dapat dikatakan tidak ada dampak boikot diplomatik terhadap keberlangsungan festival tersebut. Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki, mengatakan bahwa pemerintah 100 persen mendukung para atlet yang sedang berkompetisi.

“Kami mendukung dari rumah (AS),” kata dia.

Juru bicara Departemen Luar Negeri menambahkan, delegasi yang terdiri dari atlet, pelatih, dan staf lainnya masih menerima bantuan keamanan konsuler dan diplomatik. Sampai saat ini belum ada indikasi bahwa tuan rumah akan memperlakukan delegasi AS secara berbeda.

Fakta yang tidak dapat dipungkiri adalah petinggi negara sangat jarang muncul pada Olimpiade Musim Dingin. Di sisi lain, jumlah delegasi juga akan semakin dibatasi karena pandemik COVID-19.

2. Akankah negara lain akan mengikuti?
AS Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022, Apa Dampaknya?

Sejauh ini belum ada negara yang mengikuti langkah AS untuk memboikot Olimpiade Musim Dingin secara diplomatis. Tetapi, sekutu dekat AS seperti Inggris, Australia, Kanada, dan Eropa dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengikuti kebijakan AS.

Di luar itu, pertumbuhan ekonomi dan politik global China diprediksi akan menghalangi sebagian besar negara untuk bergabung dengan AS. Hal itu terjadi karena semakin banyak negara yang bergantung terhadap China.

Sekalipun nanti tidak ada negara yang mengikuti AS, kondisi HAM di China bisa menjadi salah satu target kritik para atlet, sebab mereka sebagai individu diberikan kebebasan berbicara selama di Beijing.

Pengamat Olmipiade menduga, keputusan AS tidak akan menyebabkan para sponsor menarik dukungannya.

3. Apakah boikot Olimpiade sudah pernah terjadi sebelumnya?
AS Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022, Apa Dampaknya?

Bukan kali pertama ini boikot dilancarkan pada Olimpiade. Instrumen boikot umumnya digunakan untuk menentang ideologi, seperti keputusan negara muslim yang menolak kehadiran atlet Israel atau Korea Utara yang tidak ikut pada Olimpiade Seoul 1988.

Sejauh ini, tindakan terbesar terjadi pada 1980, ketika Presiden AS Jimmy Carter memboikot Olimpiade Moskow untuk memprotes invasi Soviet ke Afghanistan, dan 4 tahun kemudian Soviet membalas dengan memboikot Olimpiade Los Angeles.

Dampak utama dari setiap boikot datang di tabel medali, karena masing-masing pihak meraup di saat pihak yang memboikot penuh tidak menyumbang medali sama sekali.

Di Xinjiang, etnis Muslim Uighur telah menjadi sasaran pelecehan identitas dan budaya selama bertahun-tahun. Menurut data PBB, setidaknya satu juta orang Uighur ditahan di luar keinginan mereka di tempat-tempat yang disebut Beijing sebagai “pusat pelatihan kejuruan” tetapi yang oleh para kritikus disebut tempat untuk indoktrinasi, pelecehan, dan penyiksaan.

Beberapa negara menuduh China melakukan genosida terhadap etnis Uighur. Beijing telah membantah melakukan kesalahan, menolak tuduhan itu sebagai “kebohongan dan virus politik.”

Pada 18 November, Biden mengatakan bahwa boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin di China adalah “sesuatu yang kami pertimbangkan”. Beberapa anggota parlemen AS dan pembela hak asasi manusia telah berulang kali menyerukan boikot Olimpiade 2022.