Ada Sebanyak 148 Pemudik yang Dikonfirmasi Positif Covid-19

Ada Sebanyak 148 Pemudik yang Dikonfirmasi Positif Covid-19

Ada Sebanyak 148 Pemudik yang Dikonfirmasi Positif Covid-19 – Mudik adalah kegiatan perantau/pekerja migran untuk pulang ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran.

Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. Transportasi yang digunakan antara lain: pesawat terbang, kereta api, kapal laut, bus, dan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, bahkan truk dapat digunakan untuk mudik.

Tradisi mudik muncul pada beberapa negara berkembang dengan mayoritas penduduk Download Fafaslot APK Muslim, seperti Indonesia dan Bangladesh. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pos penyekatan arus balik pemudik di KM 34 Tol Jakarta-Cikampek. Dalam kesempatan ini, Anies menyebutkan ada temuan 148 kasus positif atau reaktif COVID-19 dari hasil pemeriksaan COVDI-19 secara acak.

1. Dibawa ke Wisma Atlet atau isolasi mandiri
Anies: 148 Pemudik Terkonfirmasi Positif COVID-19

Anies menjelaskan masyarakat yang terkonfirmasi positif atau reaktif COVID-19 tersebut diarahkan menuju fasilitas kesehatan untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Sebanyak 57 orang dirujuk ke Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sedangkan, menurut Anies, sisanya menjalani isolasi mandiri serta dirujuk ke rumah sakit lain.

2. Masyarakat lain yang tak terdeteksi masih bisa bawa virus
Anies: 148 Pemudik Terkonfirmasi Positif COVID-19

Walaupun angka persentasenya kecil, Anies meyakini di luar 22.910 orang yang di tes masih ada pihak yang tidak terdeteksi COVID-19. Pihak-pihak itu menurutnya berpotensi membawa virus COVID-19 pada masyarakat lainnya.

3. Pos penyekatan jadi skrining pertama saat warga kembali ke Jakarta
Anies: 148 Pemudik Terkonfirmasi Positif COVID-19

Anies menjelaskan di pos penyekatan KM 34 Tol Jakarta-Cikampek, pengendara akan diperiksa secara acak, baik mobil dan penumpangnya. Tujuannya adalah untuk skrining pertama saat warga kembali ke Jakarta usai bepergian ke luar kota.

4. Skrining dilakukan agar pemudik tak jadi penular ke lingkungan
Anies: 148 Pemudik Terkonfirmasi Positif COVID-19

Masyarakat yang baru kembali usai bepergian di momen libur Hari Raya Idul Fitri, kata Anies, perlu melaksanakan skrining di tingkat komunitas untuk mendeteksi penyebaran COVID-19.

“Tujuannya adalah menjaga agar mereka mereka yang terpapar bisa terdeteksi awal supaya mereka tidak menjadi penular di lingkungannya masing-masing,” kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Jumlah mudik lebaran yang terbesar dari Jakarta adalah menuju Jawa Tengah. Secara rinci prediksi jumlah pemudik tahun 2014 ke Jawa Tengah mencapai 7.893.681 orang. Dari jumlah itu didasarkan beberapa kategori, yakni 2.023.451 orang pemudik sepeda motor, 2.136.138 orang naik mobil, 3.426.702 orang naik bus, 192.219 orang naik kereta api, 26.836 orang naik kapal laut, dan 88.335 orang naik pesawat.